Negara maju vs negara berkembang

Saat ini, dunia memiliki lebih dari 100 negara dimana hanya ~10% negara maju dan artinya ada sekitar 90% negara di dunia atau 5,5 miliar penduduk di dunia hanya hidup dengan pendapatan kurang dari 10 juta rupiah per bulan. Kenyataan yang cukup pahit bukan? Walaupun memang kebahagiaan tidak hanya dilihat dari uang tapi uang adalah hal yang sangat penting untuk kehidupan dan faktor penting untuk kebahagiaan. Buktinya, jikalau uang bukan faktor penting untuk kebahagiaan untuk apa manusia melakukan bisnis, bekerja, kuliah, dan lain-lain? Tapi, saya sangat salut dengan orang yang bekerja bukan uang sebagai motive utamanya tapi kepentingan masyarakat.

Ketika kita berbicara tentang negara maju dan berkembang, mungkin ini hal yang jarang sekali disorot bahwa saya perhatikan sangat sulit sekali di era globalisasi ini negara berkembang berubah menjadi negara maju. Semua seakan berhenti di era ini, padahal informasi sangat bebas terbuka untuk siapa saja. Berhenti bukan dalam arti tidak bergerak sama sekali, tapi hanya bergerak mengikuti zaman dimana inflasi dan pertumbuhan ekonomi kurang lebih sama, bahkan inflasi lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi.

Jarang sekali ada negara berkembang yang dapat melewati batas untuk menjadi negara maju. Bahkan, China dan India pun yang dalam dekade ini sangat baik dalam pertumbuhan ekonominya tidak menjadikan kedua negara tersebut sebagai negara maju, tapi tetap negara berkembang.

Hal pertama yang terlintas dipikiran saya adalah sebuah pepatah lama yaitu orang kaya akan semakin kaya dan orang miskin akan semakin miskin. Mungkin hal ini bisa saja benar karena negara yang sudah maju, secara langsung telah memiliki sistem yang baik. Dengan sistem yang baik akan sangat mudah mengembangkan semuanya. Sebagai contoh, apabila kita lihat dari kualitas perguruan tinggi antara negara berkembang dan negara maju. Sudah pasti berbeda. Kualitas perguruan tinggi yang sangat baik akan menghasilkan lulusan yang sangat baik pula, sehingga lulusan akan berdampak pada kesejahteraan negara tersebut.

Selanjutnya, menurut pandangan saya, negara berkembang sulit untuk berkembang agar menjadi negara maju karena mayoritas negara tersebut diisi oleh manusia dalam jumlah yang cukup banyak dan modal/kompetensi yang kurang baik. Contohnya, Indonesia saat ini memiliki penduduk ~65% hanya lulusan SMP ke bawah. Miris bukan? Padahal kita telah merdeka selama hampir 71 tahun.

Bottom Line. Saya menulis opini ini karena saya sebagai warga negara Indonesia, negara berkembang. Saya melihat beberapa aspek yang saya rasakan di lingkungan sekitar dan menyebabkan negara berkembang sulit untuk menjadi negara maju.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *